Gundah gulana

Gundah gulana, hati tak menentu, sedih, resah, gelisah, susah. semua rasa bercampur kacau tak menentu, harus bagaimana aku?harus kemana aku? Harus pada siapa aku mengadu? Aku lagi tak menentu, tak ada jalan keluar, semua buntu kacau tak berarah, adakah jalan itu? Adakah harapan itu? Alunan music saja tak cukup membuatku tenang hati dan tentram diri, aku tak sanggup berjalan apalagi berlari, aku hanya terdiam tak mampu berlalu, maafkan aku bila tak mampu memberimu sesuatu, maafkan aku bila tak membuat mu tersenyum, maafkan aku bila kebahagiaan yang kau harapkan dariku tak kunjung hadir menghampiri ujung senyum mu, kau yang selalu ku rindu, kau yang selalu menghiasi ruang lamunanku, kau yang selalu menari diatas goncangan jiwaku, maafkan jika aku tak mampu menjadi yang terbaik buatmu, mafkan aku jika tak mampu menjadi sesuatu yang indah untuk kau pandang, maafkan aku jika aku tak mampu menjadi sesuatu yang berharga untuk kau simpan dalam relung nurani mu yang suci, Inilah aku kawan……, aku adalah manusia sempurna yang tertutup kebaikan palsu, aku adalah manusia indah yang berpoles ketampanan bohong, aku adalah manusia suci yang tercemari kekotoran yang tak mungkin terampuni, sujud suci yang ku tempuhi tiap terbenam matahari, hanya ritual diri yang tak mampuh membersihkan relung hati, dimana engkau wahai kekasih yang suci??dimana engkau wahai mutiara yang tersembunyi, ?? aku disini, menanti engkau yang ku cari, akankah kiranya kau hadir dalam relung jiwa ku yang kian sunyi. Aku berlari sendiri, aku tersungkur sendiri, aku bangun sendiri, aku jatuh sendiri, jangan pergi, jangan jauhi, jangan kau benci jangan kau biarkan ku sendiri, aku butuh kau saat ini, aku merindukan kau hari ini,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: