GENERASI LIEUR

Dunia ini memang tak henti-henti nya untuk di ceritakan,tak hanya hal menarik tapi juga banyak hal yang semestinya biasa aja bisa di buat sedemikian menarik,namun sayang tak banyak orang yang bisa membuat sesuatu menarik meskipun memang menarik apa lagi sesuatu yang kurang menarik atau sama sekali tak menarik jadi sangat menarik(Pasti macana lieur nya)Namun memang itulah kenyataan yang menarik untuk di kaji agar lebih menarik.

Tulisan saya kali ini mengambil latar di kampung halaman saya di Garut,kenapa saya bilang Kampung halaman?? karena memang di sana kampung,kalau orang kampung bilang apa menariknya tinggal di kampung?,tapi bagi saya memang menarik,selain punya gelar “Urang kampung bau lisung” kebanggaan Saya yang lain sebagai orang kampung pun memiliki banyak keluarga.tetangga jauh dekat serasa keluarga sendiri,penuh canda tawa dan terbebas dari curiga.kemana pun saya datang dan pergi,selalu di sambut dengan ramah.tapi itu Dulu,saat orang kampung masih di kampung,saat kayu bakar masih bahan bakar utama,saat adzan maghrib sudah pada di Musholla,Saat kamar mandi masih bersama,tapi kini” apa yang terjadi di kampung ini,saat rasa kekeluargaan sudah pudar,saat kayu bakar terganti dengan bahan lain,Saat Adzan maghrib masih di depan Televisi,saat kamar mandi sudah milik sendiri,semua keramahan yang dulu kini sirna entah kemana,Yang paling menyedihkan anak-anak yang seharusnya berkumpul di Musholla untuk mengaji,kini molohok di depan televisi sambil sesekali bermuka marah,senyum atau menangis sedih menyaksikan sang idola yang berpura-pura.atau anak remaja yang nongkrong tak karuan di jalan2 tak terkecuali remaja putra,remaja putri pun ikut nimbrung dengan dandanan ngota tapi di kampung,Hp di tenteng cekikikan sambil sms`an,lebih parah lagi bahasa SMs yang ngota pula,kalo ditanya kenapa gak pake bahasa sunda,pasti menjawab “Kagok sms`an pake bahasa sunda mah””Inilah Generasi lieur”yang membuat pusing orang tua.Bayangin aja anak remaja sekarang makin Boros,beda dengan dulu.Sekarang mereka punya banyak kepentingan seperti hal nya orang2 maju di luar sana,mulai dari biaya pulsa,rental PS,berselancar di warnet,hingga gaya hidup lain yang memang cenderung mengikuti trend dan gaya gaul seperti yang mereka saksikan di layar TV,bahkan tak jarang remaja kampung yang kini dalam masa peralihan itu menambah gaya hidup dengan MEROKOK dan MABOK,ironis memang; namun itulah kenyataan di lapangan(ciee lapangan) akibat lingkungan yang kurang baik serta kemajuan tecnologi yang tidak di barengi dengan ILMU, mari bersama-sama menyelamatkan generasi kita (urang sasarengan rempug jukung rampak gawe pikeun nanjeurkeun kahormatan urang sunda) pami teu ku urang,bade ngandelkeun saha deui….juragaaaaann

Satu Tanggapan to “GENERASI LIEUR”

  1. tulisannya menarik disajikan dengan bahasa yang menarik, cukup menarik keingintahuan, pokoknya ajakannya menarik…hidup menarik!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: