Langit Mendung lagiiii

Dini hari di hari Kamis,setelah sibuk miss Call beberapa kawand tiba-tiba hape saya berdering lagi,kali ini bukan dari sahabat yang biasa membalas misscall saya,namun tertulis”Lembur kuring,,memanggil….” dan itu adalah No Hape saudara saya di garut, kaget campur seneng tak biasa dia Nelpon Dini Hari,Setelah berbincang beberapa saat,saya agak terkulai lemas,bukan karena kantuk tapi berita yang saya terima cukup mengejutkan saya.Betapa tidak 4 hari sebelumnya Ibu saya baru pulang rawat inap selama berbulan-bulan di Rumah sakit,belum lagi kakak saya yang pulang kerja dari kalimantan membawa oleh-oleh penyakit malaria yang terpaksa harus di rawat juga  bersebelahan dengar kamar ibu.rasa nya tak tega melihat mereka terkulai lemah tak berdaya,apa lagi kakak saya yang memiliki anak kecil yang sedianya mendapat maenan baru ketika ayah nya pulang kerja, namun jangan kan maenan baru buat anak,utang jajan nya ke warung pun tak mampu di bayar,,nah itulah Allah sedang bicara sama kita, berkali-kali saya ucapkan kata-kata itu untuk memperkuat diri,kini, di dini hari ini, kembali saya terima kabar baik itu, Keponakan mungil ku yang berusia 3 bulan harus di larikan ke rumah sakit karena Radang Paru-paru yang di derita nya, saya tersungkur beberapa saat,tak sadar kalo telepon belum sempet di matikan,terbayang wajah mungil yang ceria da tatapan yang bersih tak berdosa itu harus meringis kesakitan.

Pagi itu juga saya bergegas pergi ke Rumah Sakit,tak pernah lepas lidah ini dengan doa dan harapan semoga permata kecil ku di beri kekuatan,,sesampai nya di sana Saya menemukan sang ibu tengah mendekap nya dengan cucuran air mata, saya tak sanggup menyaksikan itu, perlahan kudekati tubuh kecil itu,kini kaki nya terlilit selang infus sementara kedua hidung nya yang mungil terpaksa di bebani 2 selang Oksigen,ketika ku sentuh tubuhnya,betapa saya terkejut, tubuhnya lemah bagai kan kapas,tapi sekilas ada senyuman tulus di bibirnya yang kering,Saya mencoba berbicara untuk sedikit mendukung sang ibu,padahal hati kecil saya juga menangis, ingin rasa nya menggantikan penderitaan adek kecil ku itu,,,,

Sehari-semalam saya menunggu di sana,tak banyak yang kami lakukan kecuali berdoa,hanya Allah lah yang maha berkuasa atas segalanya, dan itu pun kami serahkan sepenuhnya kepadaNYA. Jumat pagi si Ade nampak Segar dengan senyum nya yang manis.Saya pun lega, terutama kedua orang tua nya sungguh tak sanggup di uraikan betapa bahagianya saat itu,Karena kelihatan sudah membaik,akhirnya saya pun pamit untuk kembali ke bandung, maklum masih banyak agenda dan tugas-tugas yang harus saya selesaikan,Insya Allah kalo keadaan nya terus membaik mungkin siang atau sore ini si ade bisa pulang,Saya pun meluncur ke bandung menggunakan elf hitam Jurusan Bandung-cikajang, sesampainya di bandung, langsung ke masjid untuk menunaikan Sholat Jumat,Tak henti dalam Doa ku semoga siapapun yang tengah sakit segera di beri kesembuhan.termasuk doa untuk si ade saya khusus kan dengan beberapa pengulangan.

Selepas Sholat Jumat saya istirahat sejenak,karena malam tadi saya tak bisa memejamkan  mata,saya pun terbangun ketika Adzan ashar di kumandangkan,berat rasa nya kepala ini,entah lah ketika sadar saya langsung teringat sama semua yang saya temui di rumah sakit,semua terbayang……..,dengan agak malas saya pun berwudlu dan berdiri untuk Solat ashar,selepas sholat ashar saya langsung membuka kompuer untuk menuliskan kisah ini, tengah asyik menulis tiba-tiba HaPe saya berdering,Alhamdulillah berarti si ade dah pulang,tebak saya sebelum mengangkat telepon, setelah ku angkat dan ku ucapkan salam, terdengar jawaban yang agak bergetar,,,kemudian diam,,tak satu pun pertanyaan saya yang di jawab dan tut tut tut telpon pun terputus, saya mulai gusar dan penasaran segera saya telepon balik namun tak ada jawaban. di tengah kegalauan itu Saya terima SMS ” Mang Si Ade teh tos ngantunkeun” singkat namun membuat saya diam “Innalillahi wa inna ilaihi roo jiuun” selamat jalan “Insya Aulia” Allah Menyayangi mu lebih dari siapapun.

Satu Tanggapan to “Langit Mendung lagiiii”

  1. jadi ngilu sedih eunk mang..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: