Arsip untuk November, 2008

Langit Mendung lagiiii

Posted in Tak Berkategori on November 21, 2008 by pihatur

Dini hari di hari Kamis,setelah sibuk miss Call beberapa kawand tiba-tiba hape saya berdering lagi,kali ini bukan dari sahabat yang biasa membalas misscall saya,namun tertulis”Lembur kuring,,memanggil….” dan itu adalah No Hape saudara saya di garut, kaget campur seneng tak biasa dia Nelpon Dini Hari,Setelah berbincang beberapa saat,saya agak terkulai lemas,bukan karena kantuk tapi berita yang saya terima cukup mengejutkan saya.Betapa tidak 4 hari sebelumnya Ibu saya baru pulang rawat inap selama berbulan-bulan di Rumah sakit,belum lagi kakak saya yang pulang kerja dari kalimantan membawa oleh-oleh penyakit malaria yang terpaksa harus di rawat juga  bersebelahan dengar kamar ibu.rasa nya tak tega melihat mereka terkulai lemah tak berdaya,apa lagi kakak saya yang memiliki anak kecil yang sedianya mendapat maenan baru ketika ayah nya pulang kerja, namun jangan kan maenan baru buat anak,utang jajan nya ke warung pun tak mampu di bayar,,nah itulah Allah sedang bicara sama kita, berkali-kali saya ucapkan kata-kata itu untuk memperkuat diri,kini, di dini hari ini, kembali saya terima kabar baik itu, Keponakan mungil ku yang berusia 3 bulan harus di larikan ke rumah sakit karena Radang Paru-paru yang di derita nya, saya tersungkur beberapa saat,tak sadar kalo telepon belum sempet di matikan,terbayang wajah mungil yang ceria da tatapan yang bersih tak berdosa itu harus meringis kesakitan.

Pagi itu juga saya bergegas pergi ke Rumah Sakit,tak pernah lepas lidah ini dengan doa dan harapan semoga permata kecil ku di beri kekuatan,,sesampai nya di sana Saya menemukan sang ibu tengah mendekap nya dengan cucuran air mata, saya tak sanggup menyaksikan itu, perlahan kudekati tubuh kecil itu,kini kaki nya terlilit selang infus sementara kedua hidung nya yang mungil terpaksa di bebani 2 selang Oksigen,ketika ku sentuh tubuhnya,betapa saya terkejut, tubuhnya lemah bagai kan kapas,tapi sekilas ada senyuman tulus di bibirnya yang kering,Saya mencoba berbicara untuk sedikit mendukung sang ibu,padahal hati kecil saya juga menangis, ingin rasa nya menggantikan penderitaan adek kecil ku itu,,,,

Sehari-semalam saya menunggu di sana,tak banyak yang kami lakukan kecuali berdoa,hanya Allah lah yang maha berkuasa atas segalanya, dan itu pun kami serahkan sepenuhnya kepadaNYA. Jumat pagi si Ade nampak Segar dengan senyum nya yang manis.Saya pun lega, terutama kedua orang tua nya sungguh tak sanggup di uraikan betapa bahagianya saat itu,Karena kelihatan sudah membaik,akhirnya saya pun pamit untuk kembali ke bandung, maklum masih banyak agenda dan tugas-tugas yang harus saya selesaikan,Insya Allah kalo keadaan nya terus membaik mungkin siang atau sore ini si ade bisa pulang,Saya pun meluncur ke bandung menggunakan elf hitam Jurusan Bandung-cikajang, sesampainya di bandung, langsung ke masjid untuk menunaikan Sholat Jumat,Tak henti dalam Doa ku semoga siapapun yang tengah sakit segera di beri kesembuhan.termasuk doa untuk si ade saya khusus kan dengan beberapa pengulangan.

Selepas Sholat Jumat saya istirahat sejenak,karena malam tadi saya tak bisa memejamkan  mata,saya pun terbangun ketika Adzan ashar di kumandangkan,berat rasa nya kepala ini,entah lah ketika sadar saya langsung teringat sama semua yang saya temui di rumah sakit,semua terbayang……..,dengan agak malas saya pun berwudlu dan berdiri untuk Solat ashar,selepas sholat ashar saya langsung membuka kompuer untuk menuliskan kisah ini, tengah asyik menulis tiba-tiba HaPe saya berdering,Alhamdulillah berarti si ade dah pulang,tebak saya sebelum mengangkat telepon, setelah ku angkat dan ku ucapkan salam, terdengar jawaban yang agak bergetar,,,kemudian diam,,tak satu pun pertanyaan saya yang di jawab dan tut tut tut telpon pun terputus, saya mulai gusar dan penasaran segera saya telepon balik namun tak ada jawaban. di tengah kegalauan itu Saya terima SMS ” Mang Si Ade teh tos ngantunkeun” singkat namun membuat saya diam “Innalillahi wa inna ilaihi roo jiuun” selamat jalan “Insya Aulia” Allah Menyayangi mu lebih dari siapapun.

Setangkai bunga padi

Posted in Tak Berkategori on November 8, 2008 by pihatur

Kalau sahabat salah satu penikmat lagu dangdut, pasti tahu salah satu lirik lagu setangkat bunga padi.yang mengisahkan rasa cinta 2 orang lajang di perkampungan.mungkin romantisme lah yang membuat lagu ini laku di pasaran,namun betapa susah nya kini mencari bunga padi,jangan kan buat menyegarkan hati sang petani buwat sekedar di selipkan di rambut pun tak ada,kebetulan kemarin pagi saya menyempatka diri jalan-jalan ke daerah soreang tepat di depan kamtor Pemkab Bandung,di sana bola mata kita tak lekang memandang hamparan sawah yang cukup luas,yang bmeskipun masih di bajak,namun tak menyurutkan niat saya untuk menulusuri beberapa pematang untuk melepas kerinduan saya pada kampung halaman.walah-walah tak terasa saking asyiknya menikmati panorama ini hingga tak terasa matahari sudah meninggi dan tepat di atas kepala,meski masih betah berlama-lama di tengahan namun suara adzan sudah memanggil saya untuk merengkuh keindahan luar biasa kala menghadap sang pencipta, ya pencipta diri saya,sawah-sawah ini dan juga gunung-gunung yang saya pandangi.langkah kaki saya terhenti kala mendengar sahutan salah seorang petani yang tengah membajak, kamana jang? tanya nya dalam logat sunda nya kental,”;ah emeng we pak” jawab ku singkat. bilih bade tuang? hayu atuh sareng!! timpas nya lagi ramah,seraya berhenti dan menuju pematang.” hatur nuhun pisan pak,sanes nampik pangasih kaleresan tos adzan sareng katinggal na mah tos angkeub bilih kahujanan. mangga atuh pak,!! saya pun terus berjalan menelusuri pematang itu, ntah lah ada rasa rindu di benak saya akan kampung halaman dan rangkaian bunga padi yang indah menawan.

Selancar

Posted in Tak Berkategori on November 5, 2008 by pihatur

Berselancar di dunia maya memang banyak yang kita temukan,mulai dari kesenangan anak-anak muda hingga hal-hal yang tabu pun bisa kita temukan disana,namun awas awas dan awas jangan sampai kebablasan etika dan moral hendaknya di perhatikan.kemudian juga benteng agama dan kekuatan iman juga mesti jadi bekal utama dalam perjalanan kita mengarungi dunia maya,karena tanpa itu, beuh perjalanan kita bakal kaya mobil tak bersetir,belok kiri belok kanan yang lama-lama pasti akan terjungkir.makanya berselancar itu haruz banyak bekal apalagi yang berselancar nya di warnet harus punya uang lebih tuh jangan sampai keasyikan,eeh pas bayar uangnya kurang. mau di taro dimana tuh muka??beberapa hari ini saya sering ke warnetz,sekedar liat-liat suasana.wah ternyata tiap warnetz tak pernah sepi tuh dengan para anak muda dengan aneka kepentingan,ada yang mengerjakan tugas sekolah,maen game,ngotak-ngatik friendster,cekikikan sambil chating,ada juga yang cari tempat paling pojok ntah apa yang mereka cari.wah kalo saya punya warnet pada mau gag ya kalo ada program pengajiannya??nampak nya bagus juga ya buat pembinaan generasi muda.selaim mereka bisa tahu media informasi mereka juga dapet siraman rohani.kan dakwah gak haruz di masjid aja,biar tepat sasaran gitu.